Thursday, February 6, 2014

Curriculum Vitae

Name : Saputra, Wildan Pratama. Male. July, 22nd 1995. Cipaganti 112 Bandung, Indonesia. Married. +6285746881077. wildansaputra@linuxcorp.com. GM Linux, Co. Bussinesman. 


SUMMARY OF QUALIFICATIONS:

Hard worker, able to adapt to the work environment. Carefully and diligent, were able work together in a team, Have the ability to lead the company. Entrepreneurship, capable organize and manage a business finance.

    * Strong communication and interpersonal skills.
       with demonstrated ability to quickly learn and grasp new concepts.
    * Capable of working independently or as part of a team effort.
    * Strong organizational, research, and analytical ability.
    * Demonstrated resourcefulness and ability to resolve both technical
      and non technical problems.

EDUCATION:

TELKOM UNIVERSITY, BANDUNG, ID
2013/2017

BANDUNG INSTITUTE of TECHNOLOGY, BANDUNG, ID
2017/2019

MAASSACHUSETTS INSTITUTE of TECHNOLOGY, Massachusetts, US
2019/2021 


Bachelor of Informatics Degree

Major: Software Development

GPA: 3,5 Cum Laude Golden Key Honor Society National Collegiate Scholarship

School Activities:

• MIT Association • National Society of Collegiate Scholars • HMIF (Association Informatic Students) • Microsoft Students Collaboration (Imagine Cup Winner), ect

SKILLS PROFILE:

       Software: Office 2010, Quickbooks, Outlook, CorelDRAW
       Languages: C, C++, Turbo Pascal, Visual Basic
       Internet: Frontpage, Dreamwaver, ColdFusion, HTML, Workshop
       Operating System: Linux, NTS/DOS
       Database: Oracle, SQL, Access


WORK EXPERIENCE:


  • PT Telkom Indonesia (2021 - 2022)
  • ZTE Researcher (2021 - 2022)
  • Microsoft Engineer Team (2023)
  • Linux Researcher (2023 - now)
  • Food Bussinesman (2022 - now)

* Conducted field audits to review and analyze corporate ledgers.
* Met with commercial clients to prepare a new inovation in technology
* Bussinesman of restaurant, management bussines and financial balance





Massachusetts, US. 2025

Wildan Saputra, ST. MT. Ph.D










Sunday, February 2, 2014

Review Match : Kejanggalan Strategi Moyes vs Stoke City



2 Februari 2014, 2nd leg EPL telah bergulir. Match kedua Man United di paruh musim kedua ini mempertemukan antara setan merah dengan The Potters, Stoke City. Flashback pada paruh musim pertama 2013 kemarin, pertemuan dengan Stoke City bisa dikatakan tidak cukup baik meskipun Setan Merah meraih 3 poin melalui come backnya 3 - 2 pada babak kedua setelah The Potters unggul lebih dulu 2 - 0 pada babak pertama.

Peringkat United pasa musim ini pun cukup buruk. Menempati posisi 7 dan menjauhi area The Big Four. Match kali ini pun tidak berjalan dengan baik. Babak pertama Stoke mampu unggul 1 - 0 berkat free kick Stoke City  yang sebenarnya mampu dijangkau oleh De Gea namun bola mengenai Carrick sehingga bola berbelok arah menuju sisi gawang lain.

Pada babak kedua RvP membawa sedikit angin segar setelah pertandingan baru berjalan 2 menit (47’) mencetak gol sehingga kedudukan 1 - 1. Namun tidak bertahan lama hingga menit 51 Adam, ex gelandang Man City mencetak gol berawal dari bola muntahan kawannya yang menuju padanya when the right time right place. Bola tak terjangkau oleh De Gea sehingga mengubah kedudukan 2 - 1 yang bertahan hingga peluit akhir berbunyi. Ini adalah kemenangan Stoke City melawan Man United yang pertama setelah 30 tahun karena mereka terakhir kali unggul melawan United pada laga Boxing Day tahun 1984

Ini adalah pertandingan terburuk menurut saya. Beberapa pemain tidak bermain dengan apik. Evra yang terlalu sering naik membantu serangan bukanlah ide yang bagus karena United pada kali ini selalu mendapat Counter Attack dari Stoke. Sehingga peran Young pada sayap kiri tidak terlalu efisien bahkan sesekali Young mengganti peran Evra menjadi bek kiri saat Evra tidak kembali setelah naik menyerang.

Selain itu para pemain terlalu bermain agresif. Terbukti dari 2 pemain Stoke harus di tarik keluar karena cedera, Rafael, Young, dll yang beradu mulut dg pemain lawan. Mental mereka kurang terjaga apalagi saat Stoke dapat mengungguli mereka. Bahkan di babak kedua United kalah possesion ball dari Stoke yang dapat menguasai sebesar 65% sedangkan United 35%. United banyak mendapat kesempatan pada menit2 akhir namun sayang tak ada pemain yang berada pada “right time right place” padahal Juan Mata, pemain yang  baru saja hangat transfer telah membuat 29 passing to the box pada babak kedua.




Strategi Moyes pada kali ini pun cukup mengherankan, diantaranya akan saya bahas berikut ini :

  1. Jones in Midfielder. Posisi Jones kali ini cukup unik karena dia menempati posisi gelandang bertahan bersama dengan Carrick. Posisi Jones yang kita kenal sering kali adalah bek tengah. Namun kali ini di tempati oleh Evans dan Smalling. Pertanyaannya : dari sekian banyak gelandang kenapa harus Jones? Padahal masih ada Fletcher, Giggs, dll?
  2. Smalling in Center Back. Posisi Smalling yang sering adalah bek sayap menggantikan Rafael (biasanya) namun sering juga menggantikan posisi Evra. Namun kali ini di tempatkan di posisi tengah. Mungkin ini yang membuat Jones main di posisi gelandang. Pertanyaannya : Kenapa harus Smalling? Bukan Jones yang malah menempati posisi gelandang?
  3.  Jones out, in Wellbeck.Phill Jones yang cedera setalah beradu kepala dengan pemain Stoke harus ditarik keluar. Keanehan lain, Wellbeck lah yang menggantikan Jones. Apa mungkin Wellbeck bermain pada posisi gelandang bertahan? Tidak mungkin. Otomatis Wellbeck pada striker. Maka dari itu pada gelandang tersisa Carrick, Cleverley dan Rooney yang berperan sebagai gelandang serang. Pertanyaan yang sama : kenapa harus memasukkan seorang striker dan menaruh 3 gelandang pada strategi? Padahal masih ada Fletcher, Giggs, dll? Ini pertanyaan yang sama dilontarkan oleh komentator yang bertanya mengapa bukan Fletcher yang bermain.
  4. 77’ chicharito in, RvP out. Padahal pada menit2 krusial biasanya RvP lah sebagai penyelamat dg mencetak gol. Bahkan kali ini satu2nya gol dicetak oleh RvP. Memang pada match kali ini Rvp jarang dimanjakan oleh2 umpan2 matang. Namun ini membuat posisi penyerang ditempati oleh Wellbeck dan Chicha. Pertanyaannya : Kenapa tidak menempatkan satu penyerang yang produktif? Seperti mungkin Rooney yang maju menjadi striker? Sebenarnya pada era Ferguson, biasanya keadaan seperti ini malah menjadikan 3 striker dan selalu berbuah manis dengan mendulang 3 poin dengan menempatkan Rooney, Chica dan Wellbeck pada tomabk penyerangan.

Beberapa pelatih memiliki cara mereka tersendiri untuk membangun sebuah tim. Kita juga harus melihat beberapa tahun ke belakang saat SAF berada di posisi Moyes kali ini saat baru saja di datangkan ke Old Trafford. Man United harus puasa gelar selama kurang lebih 4 tahun. Bahkan salah satu media cetak inggris menaruh foto SAF pada halaman depan dan menyatakan bahwa “FERGIE MUST GO” (Fergie harus pergi, red). Ini baru paruh musim pertama. Kita harus memberi kesempatan pada Moyes untuj  membuktikan bawa dirinya mampu. LOSE OR LOSE, UNITED TILL I DIE! GLORY - GLORY MANCHESTER UNITED.

Thursday, January 23, 2014

3 Sekawan, Bandung - Malang.




Semua pasti punya sahabat. Sahabat adalah teman yang terlalu indah dalam kenangan. Sahabat tak kan terganti walau waktu silih berganti. Sahabat mengukirkan banyak kenangan indah yang terlalu sulit untuk di lupakan.

Hari ini, 20 Januari 2013 liburan memabawaku mengunjungi kota bunga, kota apel, kota Aremania, Ngalam! Kota dimana mayoritas alumni SMA berada disana. Almas Azka Yudhistira dan M. Rif'at aka Keceng diantaranya. 1 semseter terpisah rasanya terlalu lama setelah terbiasa tiap hari bertemu, futsal tiap sore, main nogkrong bareng hal yang rutin. Ppffttt.. 

Kurnia Mega

Cristiano Ronaldo (katanya)


2 x 24 jam disana tak disiakan. Mulai dari makan di Miami FC (semacam ayam goreng, ppfftt), menuju toko yang katanya black market yang hanya buka 9pm keatas trus nemu jaket yg kembaran sama Keceng (foto atas) seharga 50 rebu! Makan malam di warung "Assalamualaikum" sampai menuju Kota Batu ditemani guyuran hujan. mantap!

BNS, Batu Night Spectaculer menjadi destinasi di malam terakhir sebelum pulang kembali ke Lumajang. Awalnya hanya hujan rintik yang nian berubah menjadi hujan cinta begitu derasnya. Wkwk.. Kalo kata Azka "lek kakean dipikir akeh ndak sidoe" (kalo kebanyakan dipikir banyak ga jadinya, red) tancap gas!









Tiada yang lebih indah dari masa - masa yang diukir bersama di masa lalu. Namun masa depan yang lebih cerah akan mempertemukan kita kembali nantinya. Cheers!
Cemplon, Bdg.